Teori Mekanika Kuantum
Teori Mekanika Kuantum - teori mekanika kuantum merupakan salah satu bentuk dari teori ilmiah yang memiliki sifat alami materi, dimana teori ini menyatakan bahwa materi tersusun dari suatuan terkecil yang disebut sebagai atom.
Konsep mekanika kuantum digunakan untuk menggantikan mekanika klasik. Mekanika kuantum digunakan untuk menyusun kerangka acuan matematika untuk fisika atom, fisika molekular, kimia komputasi, kimia kuantum, fisika partikel, dan fisika nuklir.
Teori Mekanika Kuantum Menurut Para Ahli
Banyak para ahli serta para ilmuwan yang mengemukakan pendapat mereka mengenai Teori Mekanika Kuantum ini, berikut beberapa penjelasannya.
1. Louis Victor de Broglie
![]() |
| http://www.belajarsampaimati.com/2008/04/siapakah-louis-de-broglie.html |
2. Werner Heisenberg
http://www.belajarsampaimati.com/2012/05/siapakah-werner-heisenberg.html

Setelah Louis de Broglie, ada ilmuwan kedua yang memaparkan pendapatnya mengenai teori atom mekanika kuantum, yaitu ilmuwan asal Jerman, Werner Heisenberg.
Heisenberg mengaitkan model mekanika kuantum dengan asas ketidakpastian, dimana kedudukan dan momentum elektron sulit bahkan tidak bisa ditentukan dengan benar secara bersamaan.
3. Erwin Schrodinger
http://belajarfisikasalverius.blogspot.com/2018/12/biografi-erwin-schrodinger.html

Ketiga, ada ilmuwan asal Austria bernama Erwin Schrodinger yang ikut membahas soal teori atom mekanika kuantum. Schrodinger menyatakan pendapatnya bahwa elektron juga bisa disebut sebagai gelombang materi yang memiliki gerakan sama seperti gerakan gelombang. Pendapat dari Schrodinger ini dikenal dengan sebutan mekanika gelombang alias mekanika kuantum.
Pendapat Schrodinger juga sedikit serupa dengan pendapat Heisenberg dimana ia menjelaskan bahwa kedudukan elektron tidak bisa ditentukan secara pasti secara bersamaan, tetapi kedudukan elektron hanya bisa ditentukan melalui kemungkinan keberadaannya saja. Menurutnya kemungkinan terbesar dalam menemukan elektron berada di orbital.
jadi, itu lah pendapat dari para ahli/ilmuwan tentang Mekanika Kuantum.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar